Minggu, 29 Mei 2016

KOSAN BAGAIKAN DI AREA TEMPUR PERANG DUNIA #GAPENTING #LEBAY

BAGAIKAN AREA PERANG DUNIA

salam kentel cah kampung, gue mau ngebacot tentang kosan temen gue yang gue huni 3 malam yang kayak di daerah tempur. biasa, sebelum gue ngebacot mau gue peringatin dulu seperti biasanya, disini hanya bacotan anak kampung goblok yang ga mutu oleh karena itu apabila anda tidak ingin menjadi orang yang goblok jangan lanjutkan membaca bacotan gue ini, segeralah close tab halaman ini karena apabila anda terlalu lama di blog ini anda akan jadi orang yang goblok ini serius! karena udah gue jampi" mantra orang goblok disini. #BOOM Kalo anda mencari bokep, cerita sexs, dan foto-foto bugil maka anda salah alamat bego..


Lanjut cerita..
Jadi cerita ini nyambung sama cerita sebelumnya yang tentang perjuangan menuju um ugm yang sudah saya posting. kalian pasti penasaran kenapa saya buat judul yang seperti itu. ok deh gue jelasin jadi gue tinggal di daerah sekitar rel kereta api dan di bawah anggep aja lintasan pesawat terbang karena orang kampung engga paham dengan yang kek gituan dan orang kampung tu biasanya kalo pagi dengernya ayam kluruk, siang ayam kluruk dan tukang baso, malam ayam kluruk dan jangkrik. apa udah ada yang kebanyang gimana rasanya tinggal di daerah yang seperti itu kan?? ya, sangat berisik dan panas.. jadi tiap sekitar 15 menit ada kereta api lewat suaranya itu loh, bikin tutup telinga, belum lagi pesawat yang mendarat setiap 10 menit sekali.. gila pokoknya!! makanya gue bikin judul kayak gitu!  ada yang membuat saya heran ketika mendengar suara kereta api yang lewat ko beda yah, saya coba cek ke deket rel kereta api tersebut jaraknya kira-kira 15 meter ternyata suara rel kereta jadi beda ada bocah-bocah cilik yang lagi main petasan di rel kereta api, dan setelah saya perhatikan mereka taruh tuh petasan yang kecil-kecil di atas rel kereta kemudian mereka tinggalkan dan setelah kereta datang maka karena petasan itu tergiling roda kereta ya langsung bunyi. duar!! duar!! gila nih anak kreatif juga yah, jadi engga usah buang-buang korek. hahaha

jadi bisa di bayangkan, gue tidur di bawah lintasan darat pesawat sekitar 50 meter dari permukaan dan di samping kosan gue ada rel kereta api. jadi gue kayak udah di kepung ketika sedang perang!
dan 3 hari itu gue tidur engga nyenyak, karena kuping gue terlalu peka terhadap hal-hal yang bersuara..

ini hanya bacotan orang goblok yang ngga perku di baca!
Terimakasih, salam wong kampung!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar